Terkadang wanita ingin sekali terlihat cantik di hadapan banyak orang terutama di hadapan lawan jenis..eittss.. masa seh?? kaga percaya..
Banyak wanita melakukan apapun agar terlihat cantik salah satunya Diet.. Wow.. bener..bener nekad..
Tau ga seh loh.. (dengan nada ayu ting..ting.. eh bukan ding.. fitri tropikal)hihihi..
Eh..ternyata.. klo wanita atw cewe2 atw perempuan pada ngerumpi yang diomongin macem2 dah.. Dari mulai A sampe Z.. (ngapalin alfabet kali yee.)hohoho..
Hemm.. baru sadar ternyata wanita yang satu ini susah di bilangin.. siapa yah.. ayo kita tengok nasihat dari ahli pangan wisma anggia..hihihi..
langsung deh, sang ahli pangan tersebut memperlihatkan hasil searchingan nya, betapa bahaya nya itu penyakit psikologis dari wanita yang kebanyakan ingin diet atw obsesi bangtt dengan ngurusin badan..
Udah tau kah nama penyakitnya ???
Jreng..Jreng..Jreng (dengan nada petir menyambar) .. penyakitnya yaitu "Anorexia nervosa"
Penyakit apaan tuh ??
Anorexia nervosa adalah gangguan makan yang disebabkan karena seseorang terobsesi terhadap berat badan dan makanan yang ia makan. Dengan ber-anorexia nervosa, ia mencoba untuk mempertahankan berat badan jauh di bawah normal. Untuk mencegah berat badan meningkat atau melanjutkan menurunkan berat badan, ia ber-anorexia nervosa melaparkan diri sendiri atau berolahraga secara berlebihan. Anorexia nervosa tidak semata-mata mengenai makanan. Ini merupakan cara yang tidak sehat untuk mengatasi masalah emosional bagi seseorang yang sangat memuja kekurusan tubuhnya.
Gejala fisik anoreksia:
• Hilang berat badan secara ekstrim
• Terlihat kurus
• Kadar darah yang tidak normal
• Kelelahan
• Tidak bisa tidur
• Pusing atau pingsan
• Perubahan warna kebiruan di jari
• Kuku rapuh
• Rambut yang tipis, patah atau rontok
• Terlambat menstruasi
• Konstipasi
• Kulit kering
• Tidak tahan terhadap dingin
• Ritme jantung yang tidak beraturan
• Tekanan darah rendah
• Dehidrasi
• Osteoporosis
• Bengkak pada lengan atau kaki
Gejala emosi dan kebiasaan anorexia:
• Menolak untuk makan
• Menyangkal rasa lapar
• Berolahraga secara berlebihan
• Suasana hati yang datar, atau lemah emosi
• Menarik diri dari lingkungan sosial
• Mudah marah
• Berkurangnya ketertarikan terhadap aktifitas seksual
• Depresi
• Kemungkinan penggunaan produk herbal atau obat diet
Penyebab seseorang mengalami Anorexia ini, antara lain:
- Biologis. Beberapa orang secara genetik mudah terkena anorexia. Wanita muda dengan saudara kandung perempuan atau ibu dengan gangguan makan memiliki risiko yang lebih tinggi.
- Psikologis. Seseorang dengan anorexia memiliki karakteristik yang berkontribusi terhadap anorexia. Sebagai contoh orang itu memiliki kepercayaan diri yang rendah. Dia mungkin memiliki kepribadian obsesif-kompulsif bawaan yang membuatnya lebih mudah untuk tetap melakukan diet ketat dan tidak makan ketika lapar. Dia mungkin juga memiliki sifat perfeksionis yang tinggi, dengan maksud dia tidak akan berpikir bahwa dirinya telah cukup kurus.
- Sosiokultural. Kultur negara barat sering menanamkan dan mempertebal keinginan untuk kurus. Media banyak menayangkan gambar model atau aktor bertubuh kurus. Kesuksesan dan keberhasilan selalu dikaitkan dengan tubuh kurus. Faktor pertemanan sebaya dapat menjadi alasan untuk menjadi kurus, khususnya pada gadis muda. Bagaimanapun, anorexia dan gangguan makan lain telah ada sejak berabad lalu, menunjukkan bahwa sosiokultural bukanlah semata-mata menjadi penyebab.
Faktor risiko:
- Anorexia lebih banyak terjadi pada wanita meskipun baik laki-laki maupun wanita dapat juga mengalami anorexia.
- Anorexia lebih umum terjadi pada mereka yang berusia remaja.
- Genetik. Para ahli menemukan area pada kromosom 1 menunjukkan hubungan peningkatan risiko anorexia nervosa. Sebagai tambahan, anorexia nervosa menurun pada keluarga.
- Mereka yang mengalami kenaikan berat badan akan merasa rendah diri. Perubahan berat badan ini akan memicu seseorang untuk memulai diet yang ekstrim.
- Masa transisi. Ketika baru pindah sekolah, rumah atau pekerjaan, putusnya hubungan, atau kematian atau sakit yang diderita oleh mereka yang dicintai, perubahan tersebut dapat membawa tekanan emosional dan meningkatkan risiko anorexia nervosa.
- Olahraga, pekerjaan dan aktivitas seni. Beberapa bidang pekerjaan, olahraga dan seni yang menuntut tubuh kurus dapat meningkatkan risiko anorexia bagi mereka yang berkecimpung di dalamnya.
- Media yang secara rutin menunjukkan gambar model dan aktor yang kurus dapat membuat penggemarnya ingin memiliki tubuh seperti mereka dan menempatkan risiko anorexia terhadap mereka yang ingin seperti model dan aktor tersebut.
Tidak ada jaminan cara untuk mencegah anorexia atau gangguan makan lain. Jika Anda memiliki anggota keluarga atau teman dengan kepercayaan diri yang rendah, diet parah atau tidak puas terhadap penampilan, berbicaralah padanya mengenai hal ini. Meskipun Anda tidak memiliki kemampuan untuk mencegah gangguan makan terjadi, Anda dapat berbicara mengenai gaya hidup yang lebih sehat. Anorexia nervosa dapat sulit diperbaiki. Tetapi dengan pengobatan, Anda dapat meningkatkan pemikiran yang lebih baik mengenai siapa diri Anda, mengembalikan kebiasaan makan yang sehat dan menyembuhkan beberapa komplikasi serius anorexia.
Sekarang udah puass kan bagi para wanita,,hihihi..
udah deh, kita2 itu cantik kok.. wanita itu sangat cantik dihadapan semua laki2.. Jadi mau diapain lagi tuh badan,, hihii (Emosi tingkat dewa).. canda,,
mulai sekarang klo mau diet,kudu ada pola yang bagus dan teratur.. ok..
By: Ismy Saridiyanti
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silakan berkomentar ^^